Site news

Date added: 15-05-2018 Efisiensi, PJU Ganti Lampu LED

KEPANJEN – Area pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) menggunakan teknologi LED semakin diperluas oleh Dinas Bina Marga, Kabupaten Malang. Pemasangan lampu LED ini sebagai upaya efisiensi atau menyiasati tingginya anggaran perawatan apabila menggunakan lampu teknologi High Pressure Sodium (HPS).
Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, Ir Romdhoni mengatakan, perawatan PJU menggunakan HPS sangat mahal.
“Mahalnya perawatan bukan karena harga jual spare part-nya mahal, akan tetapi tidak tahan lama. Maka dari itu, sering mengganti lampu, lanataran lampu HPS cepat mati dan rusak,” ujarnya kepada Malang Post, kemarin.
Dia menjelaskan, apabila menggunakan lampu LED, maka tahan lama. Usia lampu LED hingga lima tahun. Kondisi ini berbeda ketika menggunakan lampu HPS yang tiap bulannya selalu ada saja lampu mati. Lantaran lampu HPS cepat rusak ketika terkena air hujan atau mudah mati bila dinyalakan dengan jangka waktu lama.
“Apalagi perusahaan produsen pembuat lampu LED ini memberikan garansi lima tahun. Ketika ada yang rusak, maka akan diganti oleh pabrik,” katanya.

 Selain itu, biaya langganan listrik lampu LED lebih murah. Lantaran daya yang dibutuhkan lebih rendah. Bila lampu HPS membutuhkan daya  250 watt, LED hanya membutuhkan 90 watt.
Menurutnya, pergantian lampu LED ini akan terus diperluas. Seluruh desa diharapkan terpasang lampu LED. Tidak hanya itu, seluruh jalan utama yang banyak dilintasi pengendara, juga dipasang PJU LED. Sehingga, kedepannya nanti tidak ada daerah maupun desa yang mengeluhkan akses jalan gelap lantaran PJU mati.
“Ada ratusan titik yang kami pasang lampu LED. Sedangkan proses pemasangannya terus kami kebut,” kata mantan Kepala Disperkim dan Cipta Karya Kabupaten Malang ini.
Lebih laanjut dia menjelaskan, selain penggunaan lampu hemat listrik, PJU tenaga surya atau solar cell yang juga menjadi daya penerangan akan diinventarisasi. Pasalnya, PJU tenaga surya ini banyak yang tidak berfungsi, seperti  di sepanjang ruas jalan lingkar barat (jalibar) Kepanjen yang dikarenakan rusak dan baterai penyimpan daya hilang dicuri.
“Tentunya PJU solar cell yang rusak kami perbaiki. Kemudian lampunya diganti LED yang lebih tahan lama,” pungkasnya. (big/jon)

Loading...