Site news

Date added: 19-12-2017 Harga Tarif Listrik 2017 Melambung Lagi, Ini Dia Trik untuk Menyiasatinya!

Harga Tarif Listrik 2017 Melambung Lagi, Ini Dia Trik untuk Menyiasatinya

Saat ini, pencabutan subsidi listrik tak hanya berlaku bagi para pengguna listrik golongan 1300 VA saja melainkan sudah diperluas hingga golongan tarif 900 VA. Rencananya kenaikan harga tarif listrik 2017 ini akan dilakukan secara bertahap sebanyak tiga kali, yaitu bulan Januari, Maret dan Mei. Masing-masing, kenaikan nya mencapai 32%. Pada bulan Januari saja, tarif listrik pada golongan ini naik dari posisi 585 rupiah per KWh, menjadi 774 rupiah per KWh. Hal ini tentu menimbulkan keluhan di kalangan masyarakat terutama bagi kalangan menengah ke bawah dan juga para pelaku usaha.

Tak perlu risau atau panik hanya karena tarif listrik yang sudah tidak disubsidi dan cenderung mengalami kenaikan. Solusinya, mulai kini adalah dengan berhemat dengan beberapa tips di bawah ini:

  1. 1.Ganti televisi.

Tips pertama menghemat pengeluaran listrik adalah dengan mengganti televisi. Mengapa? Karena setiap rumah tangga pasti memiliki televisi dan televisi sendiri merupakan perabotan elektronik yang paling sering digunakan. Jika rumah Anda masih menggunakan TV tabung, segera ganti dengan TV jenis LED. Meski awalnya memang harganya sedikit mahal, sekitar 1,5 jutaan ke atas, namun daya konsumsi listrik TV LED lebih rendah daripada TV tabung. Yaitu hanya sekitar 55 watt saja, bandingkan dengan TV tabung yang bisa mencapai 100 watt untuk beroperasi.

  1. 2.Ganti dengan lampu LED.

Perabotan elektronik yang sering dipakai selanjutnya adalah lampu. Bagi yang masih menggunakan lampu neon/lampu pijar, beralihlah pada pemakaian lampu LED. Namun karena harganya cenderung mahal, gantilah lampu pijar ke lampu LED saat lampu pijar sudah benar-benar rusak. Kemudian gunakan lampu LED di tempat-tempat atau ruangan yang lebih sering dalam keadaan terang semisal teras atau ruang keluarga. Sehingga awetnya pun akan lebih terasa.

 
  1. 3.Pakai timer digital.

Menghadapi harga tarif listrik 2017 yang sudah mulai mengalami kenaikan, solusi penghematan listrik menjadi penolong yang dapat menyelamatkan anggaran tagihan listrik. Bagi Anda yang menggunakan dispenser selama 24 jam nonstop, mulailah untuk menggunakan timer digital untuk dispenser Anda. Hal ini dikarenakan, konsumsi listrik dispenser cukup besar, mencapai 300-500 watt. Ubah setting timer nyala dispenser pada jam-jam dimana dispenser lebih sering dibutuhkan, misal pada pagi atau malam hari saja. Di luar jam-jam tersebut, dispenser mati. Jika memang membutuhkan air panas, sebaiknya rebus air di atas kompor saja.

  1. 4.Gunakan stavolt/stabilizer dan kapasitor.

Untuk yang tegangan listrik di rumahnya tergolong rendah, pasti sering mengalami listrik turun (jeglek) pada saat beberapa perabotan listrik yang memakan daya cukup banyak digunakan secara bersamaan misal pompa air, rice cooker, TV dan mesin cuci. Listrik yang naik turun ini dapat menyebabkan tagihan listrik membengkak sekaligus mempermudah resiko rusaknya perabotan elektronik. Solusinya, gunakan stavolt dan stabilizer untuk beberapa perabotan yang konsumsi listriknya cukup besar.

  1. 5.Pakai tandon air.

Pompa air saat permulaan dinyalakan bisa memakan daya konsumsi listrik hingga 200 watt dan 100 watt pada saat beroperasi, hal ini juga dapat membuat tagihan listrik membengkak, padahal konsumsi air rumah tangga cukup banyak. Solusinya adalah dengan memasang tandon atau torren untuk menyimpan air dan gunakan sensor apung. Sensor apung ini berfungsi untuk menyalakan pompa secara otomatis saat persediaan air di tandon mulai habis dan mematikannya saat tandon sudah penuh. Dengan tips-tips tersebut, Anda sudah tak perlu risau lagi dengan adanya kenaikan harga tarif listrik 2017.

harga tarif listrik 2017

 

 

SEO enthusiast since 2009 | Life isn't about finding yourself. Life is about creating yourself.c
Loading...