Site news

Date added: 09-08-2016 Hingga Agustus, DKI Sudah Pasang 45.200 Lampu LED

Jakarta - Hingga awal Agustus 2016, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memasang sebanyak 45.200 unit lampu penerangan jalan umum (PJU) dengan jenis lampu Light Emiting Diode (LED). Pemasangan lampu LED pada PJU ini lebih hemat listrik dibandingkan lampu biasa.

Kepala Bidang Pencahayaan Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Syamsul Bakhri mengatakan pihaknya berupaya mengganti lampu-lampu PJU yang lama dengan jenis LED. Selain lebih terang cahayanya, juga lebih hemat listrik.

“Kami sudah berupaya terus mengganti lampu PJU dengan lampu LED. Hingga awal Agustus ini, sudah terpasang sebanyak 45.200 unit lampu PJU LED,” kata Syamsul seusai mengikuti rapat dengan Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (3/8).

Dia menargetkan, hingga November 2016, sudah terpasang PJU dengan lampu LED sebanyak 89 ribu unit di seluruh wilayah DKI Jakarta. Sehingga tidak ada lagi tempat yang tidak memiliki pencahayaan yang tidak cukup atau remang-remang.

“Kita sudah melakukan pemasangan PJU dengan lampu LED sejak tanggal 25 April lalu. Dan ditargetkan hingga November terpasang 89 ribu unit,” ujarnya.

Syamsul memastikan, penerangan jalan di Ibukota akan maksimal karena pemasangan lampu PJU menggunakan tiga pola, yakni pemasangan pertama dilakukan di gang-gang kemudian di Jalan Lingkungan dan di Jalan penghunung serta di Jalan Protokol.

Selain menghemat listrik, penggunaan lampu LED di PJU juga diperkirakan akan menurunkan anggaran listrik untuk PJU. Bila awalnya, setiap tahun Dinas Perindustrian dan Energi harus membayar Rp 600 miliar untuk listrik PJU, maka tahun depan, biaya listrik PJU akan turun sebesar 50 persen.

“Terjadi penghematan pembayaran biaya listrik sekitar 50 persen. Ini baru kita rasakan pada tahun depan. Kan tahun ini baru dipasang,” jelasnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mendukung langkah yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Energi dengan memperbanyak lampu-lampu LED di PJU yang tersebar diseluruh wilayah DKI Jakarta.

“Saya memang ingin tidak ada lagi tempat-tempat gelap atau reman-remang di Jakarta. Karena bisanya, kondisi yang gelap dan remang itu bisa dipakai untuk tindakan kriminalitas. Kalau terang semua, kan bisa ketahuan siapa yang ada disana,” ujar Djarot.

Lenny Tristia Tambun/YUD

BeritaSatu.com

Loading...